May 09, 2013

What? Just that? PART 4

“Kau masih ingat kejadian 2 tahun yang lalu?” perkataan Cody ini membuat Zia terbengong dan seketika Zia flashback kedua tahun yang lalu.
“Ya aku ingat. Masih sangat ingat. Kenapa memangnya?” ucap Zia dengan nada penasaran di tambah kalimat terakhir dengan nada juteknya.
“Malam itu kau memakai dress merah maroon dengan sepatu high heels merah maroon juga bukan?” ucap Cody dengan halus dan dia juga membayangkan  kejadian 2 tahun yang lalu itu.
Zia terdiam. Dia tidak menyangka jika Cody masih mengingat kejadian dua tahun yang lalu itu. Kejadian yang sangat menusuk hati Zia itu terputar lagi di dalam pikiran Zia.
“Ya benar. Aku memakai gaun merah maroon ku malam itu. Dan kau… Kau memakai tuxedo hitam dengan saputangan merah maroon juga di saku bajumu bukan?” kali ini nada Zia tidak seperti biasanya. Dia sangat ramah pada Cody. Dan Cody pun tersenyum simpul mendengar perkataan Zia.
“Haha.. Ya kau benar. Kau masih ingat saat aku datang dan kau langsung terjatuh pingsan?” tanya Cody.
“Hmmm ya aku ingat. Tapi aku tidak ingat kejadian setelah pingsan..” nada Zia kembali seperti biasanya.
“Haha.. Yeah I know Zia.. saat itukan kau sudah pingsan mana mungkin kau ingat kejadian saat aku menggotongmu ke UGD. Dan aku menemanimu selama 2 jam disana. Aku sangat khawatir denganmu Zia. Wajahmu pucat, badanmu juga dingin sekali waktu itu. Sedingin sikapmu padaku saat ini…” ucap Cody dengan nada mengingat kejadian itu dan juga mengungkapkan perasaannya kepada Zia.

Zia terbengong. Dia tak menyangka bahwa Cody masih ingat kejadian 2 tahun yang lalu itu. Dan dia merasa sangat bahagia saat Cody mengantarnya ke rumah sakit dan menemani Zia selama 2 jam. Tetapi Zia teringat akan perempuan waktu itu…

“Oh ya? Wow aku tak menyangka jika kau menemaniku selama 2 jam waktu itu.” ucap Zia.
“Haha.. Aku menunggumu Zia. Aku kira kau akan sadar. Tetapi dugaanku salah. Kau tidak kunjung sadar juga. Hingga aku putuskan terbang ke Aussie untuk M&G disana…” balas Cody dengan nada penuh penyesalan.

---Zia POV---
Aku terdiam. Tidak ada satu patah kata pun yang keluar dari mulutku ini. Cody benarkah itu? Maafkan aku Cody selama ini aku berfikir bahwa kau orang yang angkuh dan tidak memperdulikan orang lain. Baiklah aku akan mengakhiri semua ini. Aku akan memulai semuanya dari awal lagi Cody.

“Cody…” ucapku lirih.
“Ya. Ada apa Zia?” sahut Cody.
“A-aku.. A-aku…” ucapku tergagap.
“Kenapa Zia? Ada apa? Apa kau sakit?” jawab Cody sambil menyentuh keningku.
“Oh tidak, aku sehat.. Aku aku hanya ingin mengatakan—“
“Cody…… Hey Cody…..”

Belum sempat aku melanjutkan perkataanku ada seseorang yang memanggil Cody. Aku dan Cody pun melihat ke sumber suara itu. Dan alangkah kagetnya aku ternyata dia—
Dia adalah perempuan yang aku lihat 2 tahun lalu bersama Cody malam itu. Dan saat ini dia berada tepat di hadapanku. Dia berjalan menghampiriku dan Cody. Ya dia masih tetap cantik. Tapi entah kenapa aku merasakan sesak, sesak seperti 2 tahun yang lalu saat aku melihat mereka berjalan bersama pada malam ulang tahunku.

“Ally, hey!! Apa kabar kamu? Kenapa kamu tidak bilang kalau kamu mau kesini hah?” ucap Cody sambil memeluk perempuan itu.
Aku tercengang. Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. A-aku, a-aku. BRAAKKKKK!!!!!! Aku menggebrak meja kantin sekolahku ini. Dan itu membuat Cody dan perempuan itu kaget, dan langsung berbalik memandangku.
“A-ada apa Zia?” ucap Cody sambil terbata-bata. Perempuan di sebelahnya itu hanya memandang ke arahku dan dari tatapannya aku membaca ia seolah-olah ingin mencoba membunuhku.
“Maaf telah menggangu kalian. Tapi sepertinya aku harus pergi. Cody aku harus menyusul Alena. Thanks, sudah mau menemaniku istirahat.” ucapku sambil beranjak meninggalkan mereka.
“Oh baiklah. Apa perlu aku antar untuk mencari Alena?” suara Cody agak besar karena aku telah meninggalkannya.
“Ahh engga tak perlu. Aku bisa sendiri. Daah..” jawabku sambil melambaikan tangan.

Yah Zia marah :( Bagaimana kelanjutannya? Stay tune aja yaa ;Dv

2 comments:

  1. lanjutin dong!!!

    ReplyDelete
  2. hehe sabar ya :)
    lagi belum ada ide soalnya :D
    stay tune aja oke ;)
    thank for read O:)

    ReplyDelete